Lompat ke isi

Panduan IPV6 Linux Windows di Mikrotik/Pengujian dan Troubleshooting

Dari Wiki Tamansiswa
Revisi sejak 2 Mei 2026 18.43 oleh Admin (bicara | kontrib) (Merapikan format MediaWiki panduan IPv6 Linux Windows di MikroTik)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

== Tujuan Pengujian == Setelah alamat IPv6 dipasang, kita perlu memastikan:

  • MikroTik punya alamat global
  • Linux punya alamat global
  • Windows punya alamat global
  • perangkat bisa saling menjangkau

Urutan Pengujian yang Disarankan

1. Cek alamat di MikroTik

/ipv6 address print

Pastikan ada:

  • 2001:db8:6:1::1/64

2. Cek alamat di Linux

ip -6 addr

Pastikan ada:

  • 2001:db8:6:1::10/64

3. Cek alamat di Windows

ipconfig

Pastikan ada:

  • 2001:db8:6:1::20

4. Ping ke router

Dari Linux:

ping -6 2001:db8:6:1::1

Dari Windows:

ping -6 2001:db8:6:1::1

5. Ping antar klien

Dari Linux ke Windows:

ping -6 2001:db8:6:1::20

Dari Windows ke Linux:

ping -6 2001:db8:6:1::10

Masalah yang Paling Sering Terjadi

1. Yang muncul hanya fe80::...

Artinya perangkat baru punya alamat link-local.

Solusi:

  • tambahkan alamat global secara manual
  • cek kembali apakah format alamat sudah benar

2. Prefix tidak sama

Contoh salah:

  • router: 2001:db8:6:1::1/64
  • klien: 2001:db8:6:2::10/64

Jika belum ada routing tambahan, klien harus berada di prefix yang sama untuk uji lokal sederhana.

3. Salah nama interface

Di Linux, perintah gagal jika nama perangkat salah.

Solusi:

ip a

Lalu sesuaikan dev enp0s3 atau dev eth0.

4. IPv6 di MikroTik masih nonaktif

Solusi:

/ipv6 settings print
/ipv6 settings set disable-ipv6=no

5. Salah menulis alamat

Kesalahan umum:

  • lupa /64
  • salah blok
  • salah titik dua
  • tertukar antara alamat router dan klien

6. Firewall atau profil jaringan Windows mengganggu

Kadang alamat sudah benar tetapi ping belum dibalas.

Solusi awal:

  • pastikan adapter yang benar dipakai
  • cek profil jaringan
  • uji dulu ke router
  • bila perlu, uji sementara dengan aturan firewall yang lebih longgar di lab terkontrol

Checklist Cepat untuk Siswa

Sebelum memanggil guru, cek dulu:

  • apakah MikroTik sudah aktif?
  • apakah IPv6 di MikroTik sudah aktif?
  • apakah router punya 2001:db8:6:1::1/64?
  • apakah Linux punya 2001:db8:6:1::10/64?
  • apakah Windows punya 2001:db8:6:1::20?
  • apakah semua berada di prefix /64 yang sama?
  • apakah ping ke router berhasil?

Latihan Mandiri

Setelah praktik dasar berhasil, coba:

  • ganti nomor host Linux menjadi ::11
  • ganti nomor host Windows menjadi ::21
  • buat tabel alamat sendiri untuk satu kelompok
  • dokumentasikan hasil ip -6 addr, ipconfig, dan /ipv6 address print

Penutup

Inti dari praktik ini bukan sekadar menyalin perintah, tetapi memahami:

  • siapa router-nya
  • siapa klien-nya
  • prefix jaringan apa yang dipakai
  • alamat mana yang global dan mana yang hanya link-local

Kalau empat hal itu sudah paham, praktik IPv6 dasar biasanya jauh lebih mudah.