Lompat ke isi

Panduan IPV6 Linux Windows di Mikrotik/Konfigurasi Mikrotik

Dari Wiki Tamansiswa
Revisi sejak 2 Mei 2026 18.41 oleh Admin (bicara | kontrib) (Menambahkan panduan IPv6 Linux Windows di MikroTik berdasarkan transkrip video dan ilustrasi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

= Panduan IPV6 Linux Windows di Mikrotik/Konfigurasi Mikrotik =

MikroTik berperan sebagai pusat koneksi untuk klien Linux dan Windows.

Tujuan

Pada bagian ini kita akan:

  • memastikan fitur IPv6 aktif di MikroTik
  • memberi alamat IPv6 pada interface LAN
  • mengecek hasil konfigurasi

Masuk ke MikroTik

Di video, pengajar menekankan penggunaan CLI daripada Winbox.

Jika MikroTik virtual sudah menyala, masuk ke terminalnya lalu login:

  • user: `admin`
  • password: kosong, jika image masih default

Langkah 1: Pastikan IPv6 Aktif

/ipv6 settings set disable-ipv6=no
/ipv6 settings print

Penjelasan:

  • `disable-ipv6=no` berarti fitur IPv6 diaktifkan

Langkah 2: Cek Interface

Lihat nama interface yang akan dipakai:

/interface print

Contoh nama interface:

  • `ether1`
  • `ether2`
  • `bridge`

Jika semua klien ada di satu bridge, gunakan nama `bridge`. Jika lab hanya memakai satu port LAN, bisa gunakan `ether1`.

Langkah 3: Tambahkan Alamat IPv6

Contoh menambahkan alamat ke `ether1`:

/ipv6 address add address=2001:db8:6:1::1/64 interface=ether1 advertise=yes

Jika memakai bridge:

/ipv6 address add address=2001:db8:6:1::1/64 interface=bridge advertise=yes

Penjelasan:

  • `2001:db8:6:1::1/64` adalah alamat router
  • `/64` adalah prefix jaringan
  • `advertise=yes` membolehkan router mengiklankan prefix itu pada jaringan lokal

Langkah 4: Verifikasi

/ipv6 address print

Hasil yang diharapkan:

  • ada alamat global `2001:db8:6:1::1/64`
  • bisa juga tetap ada alamat `fe80::...`

Tentang Alamat `fe80::`

Di video dijelaskan bahwa alamat `fe80::...` sering muncul otomatis. Ini adalah alamat link-local, bukan alamat global utama yang kita pakai untuk latihan.

Jadi:

  • `fe80::...` tetap boleh ada
  • tetapi kita masih perlu menambah alamat global seperti `2001:db8:6:1::1/64`

Langkah 5: Uji dari MikroTik

/ping 2001:db8:6:1::1

Jika alamat sudah terpasang dengan benar, router bisa ping dirinya sendiri.

Catatan Praktik

Jika tidak berhasil:

  • cek apakah nama interface benar
  • cek apakah IPv6 belum dinonaktifkan
  • cek apakah penulisan alamat dan prefix sudah benar

Ringkasan Perintah

/ipv6 settings set disable-ipv6=no
/interface print
/ipv6 address add address=2001:db8:6:1::1/64 interface=ether1 advertise=yes
/ipv6 address print

Lanjut