Lompat ke isi

Panduan IPV6 Linux Windows di Mikrotik/Konfigurasi Mikrotik: Perbedaan antara revisi

Dari Wiki Tamansiswa
Merapikan panduan IPv6 Linux Windows di MikroTik dan struktur subhalaman
Merapikan format MediaWiki panduan IPv6 Linux Windows di MikroTik
 
Baris 11: Baris 11:


Jika MikroTik virtual sudah menyala, masuk ke terminalnya lalu login:
Jika MikroTik virtual sudah menyala, masuk ke terminalnya lalu login:
* user: `admin`
* user: <code>admin</code>
* password: kosong, jika image masih default
* password: kosong, jika image masih default


Baris 22: Baris 22:


Penjelasan:
Penjelasan:
* `disable-ipv6=no` berarti fitur IPv6 diaktifkan
* <code>disable-ipv6=no</code> berarti fitur IPv6 diaktifkan


== Langkah 2: Cek Interface ==
== Langkah 2: Cek Interface ==
Baris 32: Baris 32:


Contoh nama interface:
Contoh nama interface:
* `ether1`
* <code>ether1</code>
* `ether2`
* <code>ether2</code>
* `bridge`
* <code>bridge</code>


Jika semua klien ada di satu bridge, gunakan nama `bridge`.
Jika semua klien ada di satu bridge, gunakan nama <code>bridge</code>.
Jika lab hanya memakai satu port LAN, bisa gunakan `ether1`.
Jika lab hanya memakai satu port LAN, bisa gunakan <code>ether1</code>.


== Langkah 3: Tambahkan Alamat IPv6 ==
== Langkah 3: Tambahkan Alamat IPv6 ==
Contoh menambahkan alamat ke `ether1`:
Contoh menambahkan alamat ke <code>ether1</code>:


<pre>
<pre>
Baris 53: Baris 53:


Penjelasan:
Penjelasan:
* `2001:db8:6:1::1/64` adalah alamat router
* <code>2001:db8:6:1::1/64</code> adalah alamat router
* `/64` adalah prefix jaringan
* <code>/64</code> adalah prefix jaringan
* `advertise=yes` membolehkan router mengiklankan prefix itu pada jaringan lokal
* <code>advertise=yes</code> membolehkan router mengiklankan prefix itu pada jaringan lokal


== Langkah 4: Verifikasi ==
== Langkah 4: Verifikasi ==
Baris 64: Baris 64:


Hasil yang diharapkan:
Hasil yang diharapkan:
* ada alamat global `2001:db8:6:1::1/64`
* ada alamat global <code>2001:db8:6:1::1/64</code>
* bisa juga tetap ada alamat `fe80::...`
* bisa juga tetap ada alamat <code>fe80::...</code>


== Tentang Alamat `fe80::` ==
== Tentang Alamat <code>fe80::</code> ==
Di video dijelaskan bahwa alamat `fe80::...` sering muncul otomatis. Ini adalah alamat '''link-local''', bukan alamat global utama yang kita pakai untuk latihan.
Di video dijelaskan bahwa alamat <code>fe80::...</code> sering muncul otomatis. Ini adalah alamat '''link-local''', bukan alamat global utama yang kita pakai untuk latihan.


Jadi:
Jadi:
* `fe80::...` tetap boleh ada
* <code>fe80::...</code> tetap boleh ada
* tetapi kita masih perlu menambah alamat global seperti `2001:db8:6:1::1/64`
* tetapi kita masih perlu menambah alamat global seperti <code>2001:db8:6:1::1/64</code>


== Langkah 5: Uji dari MikroTik ==
== Langkah 5: Uji dari MikroTik ==

Revisi terkini sejak 2 Mei 2026 18.43



MikroTik berperan sebagai pusat koneksi untuk klien Linux dan Windows.

Tujuan

Pada bagian ini kita akan:

  • memastikan fitur IPv6 aktif di MikroTik
  • memberi alamat IPv6 pada interface LAN
  • mengecek hasil konfigurasi

Masuk ke MikroTik

Di video, pengajar menekankan penggunaan CLI daripada Winbox.

Jika MikroTik virtual sudah menyala, masuk ke terminalnya lalu login:

  • user: admin
  • password: kosong, jika image masih default

Langkah 1: Pastikan IPv6 Aktif

/ipv6 settings set disable-ipv6=no
/ipv6 settings print

Penjelasan:

  • disable-ipv6=no berarti fitur IPv6 diaktifkan

Langkah 2: Cek Interface

Lihat nama interface yang akan dipakai:

/interface print

Contoh nama interface:

  • ether1
  • ether2
  • bridge

Jika semua klien ada di satu bridge, gunakan nama bridge. Jika lab hanya memakai satu port LAN, bisa gunakan ether1.

Langkah 3: Tambahkan Alamat IPv6

Contoh menambahkan alamat ke ether1:

/ipv6 address add address=2001:db8:6:1::1/64 interface=ether1 advertise=yes

Jika memakai bridge:

/ipv6 address add address=2001:db8:6:1::1/64 interface=bridge advertise=yes

Penjelasan:

  • 2001:db8:6:1::1/64 adalah alamat router
  • /64 adalah prefix jaringan
  • advertise=yes membolehkan router mengiklankan prefix itu pada jaringan lokal

Langkah 4: Verifikasi

/ipv6 address print

Hasil yang diharapkan:

  • ada alamat global 2001:db8:6:1::1/64
  • bisa juga tetap ada alamat fe80::...

Tentang Alamat fe80::

Di video dijelaskan bahwa alamat fe80::... sering muncul otomatis. Ini adalah alamat link-local, bukan alamat global utama yang kita pakai untuk latihan.

Jadi:

  • fe80::... tetap boleh ada
  • tetapi kita masih perlu menambah alamat global seperti 2001:db8:6:1::1/64

Langkah 5: Uji dari MikroTik

/ping 2001:db8:6:1::1

Jika alamat sudah terpasang dengan benar, router bisa ping dirinya sendiri.

Catatan Praktik

Jika tidak berhasil:

  • cek apakah nama interface benar
  • cek apakah IPv6 belum dinonaktifkan
  • cek apakah penulisan alamat dan prefix sudah benar

Ringkasan Perintah

/ipv6 settings set disable-ipv6=no
/interface print
/ipv6 address add address=2001:db8:6:1::1/64 interface=ether1 advertise=yes
/ipv6 address print

Lanjut