Konsep Internet Gateway
Pengertian Internet Gateway
Internet Gateway adalah perangkat atau sistem jaringan yang berfungsi sebagai pintu gerbang utama penghubung jaringan lokal ke jaringan internet.
Fungsi Internet Gateway
- Menghubungkan jaringan lokal ke internet
- Mengatur lalu lintas data keluar dan masuk
- Menyediakan keamanan dasar jaringan
- Mengelola akses pengguna ke internet
Peran Internet Gateway
- Default Gateway
- Router Internet
- Firewall dasar
- NAT Controller
Materi Pembelajaran Video : Pengenalan Internet Gateway
https://drive.google.com/file/d/16ZFw6F4u1KvWjNkp4IYL-_xtfod96QpZ/view
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:
- Memahami konsep dasar Internet Gateway.
- Mengetahui topologi jaringan sederhana untuk simulasi Internet Gateway.
- Mengidentifikasi peran masing-masing perangkat dalam topologi (Cloud/ISP, Router/Mikrotik, Switch, Client).
Pengantar
Internet Gateway adalah sebuah gerbang koneksi yang menghubungkan jaringan lokal (LAN) dengan jaringan internet. Dalam praktiknya, kita sering menggunakan router (seperti Mikrotik) untuk menjalankan fungsi ini, sehingga perangkat-perangkat dalam jaringan lokal (seperti laptop, HP, komputer) dapat terhubung ke internet.
Topologi Jaringan Simulasi
Dalam video pembelajaran ini, kita menggunakan simulator GNS3 dengan topologi sebagai berikut:
Komponen Topologi
- Internet / ISP (Cloud / NAT):
- Dalam GNS3, ini diwakili oleh Cloud atau NAT node.
- Berfungsi sebagai sumber internet (Internet Service Provider).
- Router Gateway (Mikrotik):
- Terhubung ke sumber internet melalui Ether 1.
- Terhubung ke jaringan lokal melalui Ether 2.
- Bertugas membagi koneksi internet dari Ether 1 ke Ether 2.
- Switch:
- Menghubungkan Router (Ether 2) ke banyak client.
- Client (VPCS/Laptop):
- Perangkat pengguna yang akan mengakses internet melalui gateway.
Alur Koneksi
Sumber Internet (ISP) → Ether 1 (Mikrotik) → Ether 2 (Mikrotik) → Switch → Client (Laptop/PC)
Konsep Utama
Apa itu Internet Gateway?
Secara sederhana, sebuah router dikatakan berfungsi sebagai Internet Gateway apabila: Router tersebut berhasil membagikan koneksi internet yang didapatkannya (dari ISP) ke perangkat-perangkat lain di jaringan lokalnya.
Analogi
- NAT Node: Anggap sebagai ISP (Penyedia Layanan Internet) di dunia nyata.
- Kabel ke Ether 1: Anggap sebagai kabel fiber optik atau modem dari ISP yang masuk ke rumah.
- Mikrotik: Router di rumah kita.
- Proses: Mikrotik menerima internet di satu port (Ether 1), lalu "menyebarkan" internet tersebut melalui port lain (Ether 2) ke laptop/HP kita.
Kesimpulan
Router Mikrotik kita sah disebut sebagai Internet Gateway ketika laptop atau client di bawahnya sudah bisa melakukan akses internet (browsing, ping ke internet, dll) melalui router tersebut.
Langkah Selanjutnya
Pada materi berikutnya, kita akan mempraktikkan konfigurasi teknis pada Mikrotik untuk mengaktifkan fungsi Internet Gateway ini, yang meliputi konfigurasi IP Address, DNS, Route, dan NAT (Masquerade).