Lompat ke isi

VLAN ACCESS

Dari Wiki Tamansiswa
Revisi sejak 12 Agustus 2025 03.30 oleh Admin (bicara | kontrib)

Implementasi dan Konfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer

Panduan ini menjelaskan langkah-langkah untuk membuat, mengkonfigurasi, dan menguji Virtual LAN (VLAN) pada switch Cisco menggunakan perangkat lunak simulasi jaringan Cisco Packet Tracer.

Persiapan dan Topologi Jaringan

Sebelum memulai, buka aplikasi Cisco Packet Tracer dan buat topologi jaringan seperti yang digambarkan.

  • Perangkat yang dibutuhkan:
    • 1 buah Switch (model 2960-24)
    • 6 buah PC (PC0, PC1, PC2, PC3, PC4, PC5)
  • Topologi Jaringan:
    • VLAN 3 (GURU): Akan menampung PC0 (terhubung ke port Fa0/1) dan PC1 (terhubung ke port Fa0/2).
    • VLAN 4 (TU): Akan menampung PC4 (terhubung ke port Fa0/4) dan PC5 (terhubung ke port Fa0/5).
    • PC lainnya akan digunakan untuk pengujian konektivitas.

Konfigurasi Alamat IP pada PC

Atur alamat IP statis untuk setiap PC. Anda dapat melakukannya melalui tab Desktop > IP Configuration pada setiap PC.

  1. Konfigurasi PC0:
    • IP Address: 192.168.2.5
    • Subnet Mask: 255.255.255.0
  2. Konfigurasi PC1:
    • IP Address: 192.168.2.6
    • Subnet Mask: 255.255.255.0
  3. Konfigurasi PC2:
    • IP Address: 192.168.2.7
    • Subnet Mask: 255.255.255.0
  4. Lakukan hal yang sama untuk PC lainnya sesuai daftar berikut:
    • PC3: 192.168.2.8 / 255.255.255.0
    • PC4: 192.168.2.9 / 255.255.255.0
    • PC5: 192.168.2.10 / 255.255.255.0

Pengujian Konektivitas Awal

Sebelum VLAN dikonfigurasi, semua port pada switch berada di VLAN 1 (default), sehingga semua PC dapat saling berkomunikasi.

  1. Buka PC0, pilih Desktop > Command Prompt.
  2. Lakukan ping ke PC1 untuk memastikan ada koneksi.
ping 192.168.2.6
  1. Anda akan melihat balasan (Reply) yang menandakan koneksi berhasil.

Konfigurasi VLAN pada Switch

Sekarang kita akan membuat VLAN dan menetapkan port ke masing-masing VLAN.

  1. Klik pada Switch, lalu pilih tab CLI (Command Line Interface).
  2. Masuk ke mode Global Configuration dan ubah nama switch menjadi S1.
 Switch> en
 Switch# conf t
 Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
 Switch(config)# hostname S1
 S1(config)#
 
  1. Buat VLAN 3 dengan nama "GURU" dan VLAN 4 dengan nama "TU".
 S1(config)# vlan 3
 S1(config-vlan)# name GURU
 S1(config-vlan)# vlan 4
 S1(config-vlan)# name TU
 S1(config-vlan)# exit
 
  1. Tetapkan port FastEthernet0/1 dan FastEthernet0/2 ke VLAN 3.
 S1(config)# interface range fa0/1-2
 S1(config-if-range)# switchport mode access
 S1(config-if-range)# switchport access vlan 3
 S1(config-if-range)# exit
 
  1. Tetapkan port FastEthernet0/4 dan FastEthernet0/5 ke VLAN 4.
 S1(config)# interface range fa0/4-5
 S1(config-if-range)# switchport mode access
 S1(config-if-range)# switchport access vlan 4
 S1(config-if-range)# exit
 

Verifikasi dan Pengujian Akhir

Setelah konfigurasi selesai, verifikasi dan uji kembali konektivitas jaringan.

  1. Verifikasi Konfigurasi VLAN
    • Dari mode privileged EXEC, jalankan perintah berikut untuk melihat tabel VLAN.
S1# show vlan brief
    • Pastikan port Fa0/1 dan Fa0/2 terdaftar di bawah VLAN 3 (GURU), dan Fa0/4 serta Fa0/5 terdaftar di bawah VLAN 4 (TU).
  1. Pengujian Konektivitas VLAN
    • Tes 1: Ping dalam VLAN yang sama (berhasil)
      • Buka Command Prompt di PC0 (VLAN 3) dan lakukan ping ke PC1 (VLAN 3).
ping 192.168.2.6
      • Hasilnya akan sukses (Reply) karena keduanya berada di VLAN yang sama.
    • Tes 2: Ping antar VLAN yang berbeda (gagal)
      • Buka Command Prompt di PC0 (VLAN 3) dan coba lakukan ping ke PC4 (VLAN 4).
ping 192.168.2.9
      • Hasilnya akan gagal (Request timed out) karena PC berada di VLAN yang berbeda dan terisolasi satu sama lain.


Konfigurasi Switch Catalyst 2950 dari Awal (Setelah Reset Total)

Reset dan Konfigurasi Awal Switch Catalyst 2950

Panduan ini merinci proses untuk melakukan reset total (factory reset) pada switch Cisco Catalyst 2950. Langkah ini diperlukan jika Anda kehilangan akses (lupa password) atau ingin memulai konfigurasi dari keadaan kosong.

Persiapan

Sebelum memulai, pastikan Anda memiliki:

  • Switch Cisco Catalyst 2950.
  • Kabel console (biasanya berwarna biru muda).
  • Komputer dengan port serial atau konverter USB-to-Serial.
  • Aplikasi terminal seperti PuTTY atau Tera Term, diatur dengan parameter:
    • Speed (baud): 9600
    • Data bits: 8
    • Parity: None
    • Stop bits: 1
    • Flow control: None

1. Masuk ke Mode ROMMON

Untuk menghapus konfigurasi, kita harus menginterupsi proses boot normal dan masuk ke mode ROMMON (ROM Monitor).

  1. Hubungkan kabel console dari PC ke switch.
  2. Matikan switch dengan mencabut kabel dayanya.
  3. Tekan dan tahan tombol "Mode" yang ada di bagian depan switch.
  4. Sambil tetap menahan tombol "Mode", sambungkan kembali kabel daya ke switch.
  5. Terus tahan tombol "Mode" selama beberapa detik hingga lampu LED STAT di atas port 1x berhenti berkedip.
  6. Lepaskan tombol "Mode". Anda akan masuk ke mode ROMMON yang ditandai dengan prompt:
switch:

2. Menghapus Konfigurasi dan File VLAN

Dari mode ROMMON, kita akan menginisialisasi flash dan menghapus file konfigurasi.

  1. Inisialisasi sistem file flash dengan perintah:
switch: flash_init
  1. (Opsional tapi direkomendasikan) Muat helper files:
switch: load_helper
  1. Hapus file konfigurasi startup. Konfirmasikan penghapusan dengan menekan y.
switch: del flash:config.text
  1. Hapus file database VLAN. Ini penting untuk memastikan semua informasi VLAN terhapus total.
switch: del flash:vlan.dat

3. Boot Ulang Switch

Setelah file konfigurasi dihapus, boot ulang switch untuk memuat sistem operasi tanpa konfigurasi lama.

  1. Jalankan perintah boot:
switch: boot
  1. Switch akan memulai proses boot. Karena tidak ada file konfigurasi yang ditemukan, switch akan menampilkan dialog konfigurasi awal:
 --- System Configuration Dialog ---

 Would you like to enter the initial configuration dialog? [yes/no]:
 
  1. Ketik no dan tekan Enter untuk melewati wizard dan masuk ke mode CLI manual.
 Would you like to enter the initial configuration dialog? [yes/no]: no
 
  1. Anda sekarang akan berada di prompt mode pengguna awal dengan konfigurasi pabrik yang kosong.
 Switch>
 

Switch Anda sekarang telah berhasil di-reset. Anda dapat melanjutkan dengan konfigurasi dasar seperti mengatur hostname, password, IP management, dan membuat VLAN baru seperti pada panduan sebelumnya.

Konfigurasi Dasar Switch Catalyst 2950

Panduan ini menjelaskan langkah-langkah konfigurasi awal yang esensial untuk switch Cisco Catalyst 2950 setelah melakukan reset pabrik. Konfigurasi ini mencakup pengaturan nama, keamanan dasar, alamat IP untuk manajemen, dan pembuatan VLAN.

1. Masuk ke Mode Konfigurasi Global

Semua perintah konfigurasi dilakukan dari mode "Global Configuration".

  1. Dari prompt awal, masuk ke mode privileged EXEC.
 Switch> enable
 Switch#
 
  1. Dari mode privileged EXEC, masuk ke mode Global Configuration.
 Switch# configure terminal
 Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
 Switch(config)#
 

2. Mengatur Hostname

Memberi nama pada switch sangat penting untuk identifikasi di dalam jaringan.

  1. Gunakan perintah `hostname` untuk mengubah nama default "Switch" menjadi "S1" (atau nama lain yang Anda inginkan).
 Switch(config)# hostname S1
 S1(config)#
 

3. Konfigurasi Keamanan (Password)

Mengatur password adalah langkah pertama dan paling penting untuk mengamankan perangkat Anda.

  1. Password Enable Secret: Mengamankan akses ke mode privileged EXEC (`#`). Password ini disimpan dalam format terenkripsi (MD5).
 S1(config)# enable secret kelasXIItkj
 
  1. Password Console: Mengamankan akses fisik melalui port console.
 S1(config)# line console 0
 S1(config-line)# password konsol123
 S1(config-line)# login
 S1(config-line)# exit
 
  1. Password VTY (Telnet/SSH): Mengamankan akses remote ke switch. Perintah ini mengamankan 16 line (0-15) sekaligus.
 S1(config)# line vty 0 15
 S1(config-line)# password remote123
 S1(config-line)# login
 S1(config-line)# exit
 
  1. Enkripsi Password Teks: Perintah ini mengenkripsi password yang masih berformat teks biasa (seperti password console & vty) di dalam konfigurasi.
 S1(config)# service password-encryption
 

4. Konfigurasi IP Management

Agar switch dapat diakses dan dikelola melalui jaringan (misalnya via Telnet atau SSH), ia memerlukan alamat IP pada interface virtual (SVI).

  1. Buat interface virtual untuk VLAN 1 (VLAN manajemen default) dan berikan alamat IP.
 S1(config)# interface Vlan1
 S1(config-if)# ip address 192.168.2.2 255.255.255.0
 S1(config-if)# no shutdown
 S1(config-if)# exit
 
  1. Atur default gateway agar switch dapat dijangkau dari subnet yang berbeda.
 S1(config)# ip default-gateway 192.168.2.1
 

5. Membuat VLAN Baru

Membuat VLAN baru untuk memisahkan lalu lintas jaringan sesuai dengan departemen atau fungsi, seperti pada panduan sebelumnya.

  1. Buat VLAN 3 dengan nama GURU dan VLAN 4 dengan nama TU.
 S1(config)# vlan 3
 S1(config-vlan)# name GURU
 S1(config-vlan)# exit
 S1(config)# vlan 4
 S1(config-vlan)# name TU
 S1(config-vlan)# exit
 
  1. Tetapkan port ke VLAN yang sesuai. Contoh ini menetapkan port Fa0/3 ke VLAN 3.
 S1(config)# interface FastEthernet0/3
 S1(config-if)# switchport mode access
 S1(config-if)# switchport access vlan 3
 S1(config-if)# exit
 

6. Menyimpan Konfigurasi

Perubahan yang telah Anda buat sejauh ini hanya tersimpan di RAM (running-config). Agar konfigurasi tidak hilang saat switch mati atau reboot, simpan ke NVRAM (startup-config).

  1. Gunakan perintah `copy running-config startup-config` atau perintah singkatnya `wr`.
 S1# copy running-config startup-config
 Destination filename [startup-config]? (Tekan Enter)
 Building configuration...
 [OK]
 
  1. Atau dengan perintah singkat:
 S1# wr
 

Konfigurasi dasar switch Anda sekarang telah selesai dan tersimpan.