Lompat ke isi

VLAN ACCESS

Dari Wiki Tamansiswa
Revisi sejak 12 Agustus 2025 02.57 oleh Admin (bicara | kontrib)

Implementasi dan Konfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer

Panduan ini menjelaskan langkah-langkah untuk membuat, mengkonfigurasi, dan menguji Virtual LAN (VLAN) pada switch Cisco menggunakan perangkat lunak simulasi jaringan Cisco Packet Tracer.

Persiapan dan Topologi Jaringan

Sebelum memulai, buka aplikasi Cisco Packet Tracer dan buat topologi jaringan seperti yang digambarkan.

  • Perangkat yang dibutuhkan:
    • 1 buah Switch (model 2960-24)
    • 6 buah PC (PC0, PC1, PC2, PC3, PC4, PC5)
  • Topologi Jaringan:
    • VLAN 3 (GURU): Akan menampung PC0 (terhubung ke port Fa0/1) dan PC1 (terhubung ke port Fa0/2).
    • VLAN 4 (TU): Akan menampung PC4 (terhubung ke port Fa0/4) dan PC5 (terhubung ke port Fa0/5).
    • PC lainnya akan digunakan untuk pengujian konektivitas.

Konfigurasi Alamat IP pada PC

Atur alamat IP statis untuk setiap PC. Anda dapat melakukannya melalui tab Desktop > IP Configuration pada setiap PC.

  1. Konfigurasi PC0:
    • IP Address: 192.168.2.5
    • Subnet Mask: 255.255.255.0
  2. Konfigurasi PC1:
    • IP Address: 192.168.2.6
    • Subnet Mask: 255.255.255.0
  3. Konfigurasi PC2:
    • IP Address: 192.168.2.7
    • Subnet Mask: 255.255.255.0
  4. Lakukan hal yang sama untuk PC lainnya sesuai daftar berikut:
    • PC3: 192.168.2.8 / 255.255.255.0
    • PC4: 192.168.2.9 / 255.255.255.0
    • PC5: 192.168.2.10 / 255.255.255.0

Pengujian Konektivitas Awal

Sebelum VLAN dikonfigurasi, semua port pada switch berada di VLAN 1 (default), sehingga semua PC dapat saling berkomunikasi.

  1. Buka PC0, pilih Desktop > Command Prompt.
  2. Lakukan ping ke PC1 untuk memastikan ada koneksi.
ping 192.168.2.6
  1. Anda akan melihat balasan (Reply) yang menandakan koneksi berhasil.

Konfigurasi VLAN pada Switch

Sekarang kita akan membuat VLAN dan menetapkan port ke masing-masing VLAN.

  1. Klik pada Switch, lalu pilih tab CLI (Command Line Interface).
  2. Masuk ke mode Global Configuration dan ubah nama switch menjadi S1.
 Switch> en
 Switch# conf t
 Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
 Switch(config)# hostname S1
 S1(config)#
 
  1. Buat VLAN 3 dengan nama "GURU" dan VLAN 4 dengan nama "TU".
 S1(config)# vlan 3
 S1(config-vlan)# name GURU
 S1(config-vlan)# vlan 4
 S1(config-vlan)# name TU
 S1(config-vlan)# exit
 
  1. Tetapkan port FastEthernet0/1 dan FastEthernet0/2 ke VLAN 3.
 S1(config)# interface range fa0/1-2
 S1(config-if-range)# switchport mode access
 S1(config-if-range)# switchport access vlan 3
 S1(config-if-range)# exit
 
  1. Tetapkan port FastEthernet0/4 dan FastEthernet0/5 ke VLAN 4.
 S1(config)# interface range fa0/4-5
 S1(config-if-range)# switchport mode access
 S1(config-if-range)# switchport access vlan 4
 S1(config-if-range)# exit
 

Verifikasi dan Pengujian Akhir

Setelah konfigurasi selesai, verifikasi dan uji kembali konektivitas jaringan.

  1. Verifikasi Konfigurasi VLAN
    • Dari mode privileged EXEC, jalankan perintah berikut untuk melihat tabel VLAN.
S1# show vlan brief
    • Pastikan port Fa0/1 dan Fa0/2 terdaftar di bawah VLAN 3 (GURU), dan Fa0/4 serta Fa0/5 terdaftar di bawah VLAN 4 (TU).
  1. Pengujian Konektivitas VLAN
    • Tes 1: Ping dalam VLAN yang sama (berhasil)
      • Buka Command Prompt di PC0 (VLAN 3) dan lakukan ping ke PC1 (VLAN 3).
ping 192.168.2.6
      • Hasilnya akan sukses (Reply) karena keduanya berada di VLAN yang sama.
    • Tes 2: Ping antar VLAN yang berbeda (gagal)
      • Buka Command Prompt di PC0 (VLAN 3) dan coba lakukan ping ke PC4 (VLAN 4).
ping 192.168.2.9
      • Hasilnya akan gagal (Request timed out) karena PC berada di VLAN yang berbeda dan terisolasi satu sama lain.