Lompat ke isi

VLAN ACCESS

Dari Wiki Tamansiswa
Revisi sejak 12 Agustus 2025 01.08 oleh Admin (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi 'Tentu, berikut adalah materi praktik Cisco Packet Tracer berdasarkan LKS yang Anda berikan, diformat dalam MediaWiki dengan cuplikan kode. \<source lang="mw"\> \== Praktik Konfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer == Materi praktik ini akan memandu Anda dalam membuat dan mengonfigurasi VLAN (Virtual LAN) pada sebuah switch untuk melakukan segmentasi jaringan. \=== 1. Topologi Jaringan === Bangun topologi jaringan di Cisco Packet Tracer sesuai dengan gambar dan t...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Tentu, berikut adalah materi praktik Cisco Packet Tracer berdasarkan LKS yang Anda berikan, diformat dalam MediaWiki dengan cuplikan kode.

\<source lang="mw"\> \== Praktik Konfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer ==

Materi praktik ini akan memandu Anda dalam membuat dan mengonfigurasi VLAN (Virtual LAN) pada sebuah switch untuk melakukan segmentasi jaringan.

\=== 1. Topologi Jaringan === Bangun topologi jaringan di Cisco Packet Tracer sesuai dengan gambar dan tabel di bawah ini. Gunakan Switch tipe 2960 dan 6 buah PC.

Tabel Pengalamatan IP:

Pengalamatan IP untuk setiap PC \! Perangkat \! Alamat IP \! Subnet Mask
PC0 192.168.2.5 255.255.255.0
PC1 192.168.2.6 255.255.255.0
PC2 192.168.2.7 255.255.255.0
PC3 192.168.2.8 255.255.255.0
PC4 192.168.2.9 255.255.255.0
PC5 192.168.2.10 255.255.255.0

Tabel Penempatan Port VLAN:

Alokasi Port Switch ke VLAN \! Port Switch \! Terhubung ke \! VLAN \! Nama VLAN
FastEthernet0/1 PC0 3 GURU
FastEthernet0/2 PC1 3 GURU
FastEthernet0/3 PC2 3 GURU
FastEthernet0/4 PC3 4 TU
FastEthernet0/5 PC4 4 TU
FastEthernet0/6 PC5 4 TU

\=== 2. Langkah-Langkah Konfigurasi ===

\==== a. Konfigurasi IP Address pada PC ==== Atur alamat IP statis untuk setiap PC sesuai tabel pengalamatan di atas.

  1. Klik pada PC (misalnya PC0).
  1. Buka tab Desktop.
  1. Pilih IP Configuration.
  1. Masukkan Alamat IP, Subnet Mask. Default Gateway dan DNS Server bisa dikosongkan.
  1. Ulangi langkah ini untuk semua PC (PC1 hingga PC5).

\==== b. Uji Konektivitas Awal (Sebelum Konfigurasi VLAN) ==== Sebelum VLAN dikonfigurasi, semua PC berada di VLAN 1 (default) dan seharusnya bisa saling terhubung.

  1. Buka Command Prompt di PC0.
  1. Lakukan ping ke PC lain, misalnya PC1. Hasilnya harus Reply.

\<source lang="bash"\> C:\> ping 192.168.2.6

Pinging 192.168.2.6 with 32 bytes of data: Reply from 192.168.2.6: bytes=32 time\<1ms TTL=128 Reply from 192.168.2.6: bytes=32 time\<1ms TTL=128

\</source\>

\==== c. Konfigurasi Switch ==== Buka CLI (Command Line Interface) pada Switch untuk memulai konfigurasi.

1. Masuk ke Mode Konfigurasi dan Ubah Hostname

\<source lang="bash"\> Switch\> enable Switch\# configure terminal Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z. Switch(config)\# hostname S1 S1(config)\# \</source\>

2. Membuat VLAN Buat dua VLAN baru, yaitu VLAN 3 dengan nama GURU dan VLAN 4 dengan nama TU.

\<source lang="bash"\> S1(config)\# vlan 3 S1(config-vlan)\# name GURU S1(config-vlan)\# vlan 4 S1(config-vlan)\# name TU S1(config-vlan)\# exit S1(config)\# \</source\>

3. Memasukkan Port ke dalam VLAN Tetapkan port-port switch ke VLAN yang sesuai.

\<source lang="bash"\> \! Memasukkan port Fa0/1 sampai Fa0/3 ke VLAN 3 S1(config)\# interface range fastEthernet 0/1 - 3 S1(config-if-range)\# switchport mode access S1(config-if-range)\# switchport access vlan 3 S1(config-if-range)\# exit

\! Memasukkan port Fa0/4 sampai Fa0/6 ke VLAN 4 S1(config)\# interface range fastEthernet 0/4 - 6 S1(config-if-range)\# switchport mode access S1(config-if-range)\# switchport access vlan 4 S1(config-if-range)\# end S1\#

\</source\>

\=== 3. Verifikasi dan Pengujian ===

\==== a. Verifikasi Konfigurasi VLAN ==== Gunakan perintah \<code\>show vlan brief\</code\> untuk memeriksa apakah port sudah masuk ke VLAN yang benar.

\<source lang="bash"\> S1\# show vlan brief \</source\> Hasilnya akan menampilkan tabel yang menunjukkan VLAN GURU aktif pada port Fa0/1, Fa0/2, Fa0/3 dan VLAN TU aktif pada port Fa0/4, Fa0/5, Fa0/6.

\==== b. Uji Konektivitas Akhir (Setelah Konfigurasi VLAN) ==== Lakukan pengujian ping kembali untuk melihat efek dari segmentasi VLAN.

1. Ping di dalam VLAN yang Sama (Intra-VLAN) Lakukan ping dari PC yang berada di VLAN yang sama, contohnya dari PC0 (VLAN 3) ke PC2 (VLAN 3).

 * Dari PC0 Command Prompt: \<code\>ping 192.168.2.7\</code\>
 * Hasil yang Diharapkan: SUKSES (Reply).

2. Ping antar VLAN yang Berbeda (Inter-VLAN) Lakukan ping dari PC yang berada di VLAN berbeda, contohnya dari PC0 (VLAN 3) ke PC3 (VLAN 4).

 * Dari PC0 Command Prompt: \<code\>ping 192.168.2.8\</code\>
 * Hasil yang Diharapkan: GAGAL (Request timed out).

Kegagalan ini membuktikan bahwa VLAN telah berhasil memisahkan kedua kelompok PC ke dalam broadcast domain yang berbeda. Komunikasi antar VLAN yang berbeda memerlukan perangkat Layer 3 seperti router.

\</source\>