Lompat ke isi

Konsep Internet Gateway

Dari Wiki Tamansiswa
Revisi sejak 31 Desember 2025 07.55 oleh Admin (bicara | kontrib)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Pengertian Internet Gateway

Internet Gateway adalah perangkat atau sistem jaringan yang berfungsi sebagai pintu gerbang utama penghubung jaringan lokal ke jaringan internet.

Fungsi Internet Gateway

  • Menghubungkan jaringan lokal ke internet
  • Mengatur lalu lintas data keluar dan masuk
  • Menyediakan keamanan dasar jaringan
  • Mengelola akses pengguna ke internet

Peran Internet Gateway

  • Default Gateway
  • Router Internet
  • Firewall dasar
  • NAT Controller

Materi Pembelajaran Video : Pengenalan Internet Gateway

https://drive.google.com/file/d/16ZFw6F4u1KvWjNkp4IYL-_xtfod96QpZ/view

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar Internet Gateway.
  • Mengetahui topologi jaringan sederhana untuk simulasi Internet Gateway.
  • Mengidentifikasi peran masing-masing perangkat dalam topologi (Cloud/ISP, Router/Mikrotik, Switch, Client).

Pengantar

Internet Gateway adalah sebuah gerbang koneksi yang menghubungkan jaringan lokal (LAN) dengan jaringan internet. Dalam praktiknya, kita sering menggunakan router (seperti Mikrotik) untuk menjalankan fungsi ini, sehingga perangkat-perangkat dalam jaringan lokal (seperti laptop, HP, komputer) dapat terhubung ke internet.

Topologi Jaringan Simulasi

Dalam video pembelajaran ini, kita menggunakan simulator GNS3 dengan topologi sebagai berikut:

Komponen Topologi

  1. Internet / ISP (Cloud / NAT):
    • Dalam GNS3, ini diwakili oleh Cloud atau NAT node.
    • Berfungsi sebagai sumber internet (Internet Service Provider).
  2. Router Gateway (Mikrotik):
    • Terhubung ke sumber internet melalui Ether 1.
    • Terhubung ke jaringan lokal melalui Ether 2.
    • Bertugas membagi koneksi internet dari Ether 1 ke Ether 2.
  3. Switch:
    • Menghubungkan Router (Ether 2) ke banyak client.
  4. Client (VPCS/Laptop):
    • Perangkat pengguna yang akan mengakses internet melalui gateway.

Alur Koneksi

Sumber Internet (ISP) → Ether 1 (Mikrotik) → Ether 2 (Mikrotik) → Switch → Client (Laptop/PC)

Konsep Utama

Apa itu Internet Gateway?

Secara sederhana, sebuah router dikatakan berfungsi sebagai Internet Gateway apabila: Router tersebut berhasil membagikan koneksi internet yang didapatkannya (dari ISP) ke perangkat-perangkat lain di jaringan lokalnya.

Analogi

  • NAT Node: Anggap sebagai ISP (Penyedia Layanan Internet) di dunia nyata.
  • Kabel ke Ether 1: Anggap sebagai kabel fiber optik atau modem dari ISP yang masuk ke rumah.
  • Mikrotik: Router di rumah kita.
  • Proses: Mikrotik menerima internet di satu port (Ether 1), lalu "menyebarkan" internet tersebut melalui port lain (Ether 2) ke laptop/HP kita.

Kesimpulan

Router Mikrotik kita sah disebut sebagai Internet Gateway ketika laptop atau client di bawahnya sudah bisa melakukan akses internet (browsing, ping ke internet, dll) melalui router tersebut.