Lompat ke isi

VLAN ACCESS: Perbedaan antara revisi

Dari Wiki Tamansiswa
←Membuat halaman berisi 'Tentu, berikut adalah materi praktik Cisco Packet Tracer berdasarkan LKS yang Anda berikan, diformat dalam MediaWiki dengan cuplikan kode. \<source lang="mw"\> \== Praktik Konfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer == Materi praktik ini akan memandu Anda dalam membuat dan mengonfigurasi VLAN (Virtual LAN) pada sebuah switch untuk melakukan segmentasi jaringan. \=== 1. Topologi Jaringan === Bangun topologi jaringan di Cisco Packet Tracer sesuai dengan gambar dan t...'
 
 
(8 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
Tentu, berikut adalah materi praktik Cisco Packet Tracer berdasarkan LKS yang Anda berikan, diformat dalam MediaWiki dengan cuplikan kode.
= Implementasi dan Konfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer =


\<source lang="mw"\>
Panduan ini menjelaskan langkah-langkah untuk membuat, mengkonfigurasi, dan menguji Virtual LAN (VLAN) pada switch Cisco menggunakan perangkat lunak simulasi jaringan Cisco Packet Tracer.
\== Praktik Konfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer ==


Materi praktik ini akan memandu Anda dalam membuat dan mengonfigurasi VLAN (Virtual LAN) pada sebuah switch untuk melakukan segmentasi jaringan.
== Persiapan dan Topologi Jaringan ==
Sebelum memulai, buka aplikasi Cisco Packet Tracer dan buat topologi jaringan seperti yang digambarkan.
* '''Perangkat yang dibutuhkan:'''
** 1 buah Switch (model 2960-24)
** 6 buah PC (PC0, PC1, PC2, PC3, PC4, PC5)
* '''Topologi Jaringan:'''
** '''VLAN 3 (GURU):''' Akan menampung '''PC0''' (terhubung ke port Fa0/1) dan '''PC1''' (terhubung ke port Fa0/2).
** '''VLAN 4 (TU):''' Akan menampung '''PC4''' (terhubung ke port Fa0/4) dan '''PC5''' (terhubung ke port Fa0/5).
** PC lainnya akan digunakan untuk pengujian konektivitas.


\=== 1. Topologi Jaringan ===
== Konfigurasi Alamat IP pada PC ==
Bangun topologi jaringan di Cisco Packet Tracer sesuai dengan gambar dan tabel di bawah ini. Gunakan Switch tipe 2960 dan 6 buah PC.
Atur alamat IP statis untuk setiap PC. Anda dapat melakukannya melalui tab '''Desktop > IP Configuration''' pada setiap PC.


'''Tabel Pengalamatan IP:'''
#  Konfigurasi '''PC0''':
{| class="wikitable"
#* IP Address: '''192.168.2.5'''
|+ Pengalamatan IP untuk setiap PC
#* Subnet Mask: '''255.255.255.0'''
\! Perangkat
#  Konfigurasi '''PC1''':
\! Alamat IP
#* IP Address: '''192.168.2.6'''
\! Subnet Mask
#* Subnet Mask: '''255.255.255.0'''
|-
#  Konfigurasi '''PC2''':
| PC0
#* IP Address: '''192.168.2.7'''
| 192.168.2.5
#* Subnet Mask: '''255.255.255.0'''
| 255.255.255.0
#  Lakukan hal yang sama untuk PC lainnya sesuai daftar berikut:
|-
#* '''PC3''': 192.168.2.8 / 255.255.255.0
| PC1
#* '''PC4''': 192.168.2.9 / 255.255.255.0
| 192.168.2.6
#* '''PC5''': 192.168.2.10 / 255.255.255.0
| 255.255.255.0
|-
| PC2
| 192.168.2.7
| 255.255.255.0
|-
| PC3
| 192.168.2.8
| 255.255.255.0
|-
| PC4
| 192.168.2.9
| 255.255.255.0
|-
| PC5
| 192.168.2.10
| 255.255.255.0
|}


'''Tabel Penempatan Port VLAN:'''
== Pengujian Konektivitas Awal ==
{| class="wikitable"
Sebelum VLAN dikonfigurasi, semua port pada switch berada di VLAN 1 (default), sehingga semua PC dapat saling berkomunikasi.
|+ Alokasi Port Switch ke VLAN
# Buka '''PC0''', pilih '''Desktop > Command Prompt'''.
\! Port Switch
# Lakukan ping ke '''PC1''' untuk memastikan ada koneksi.
\! Terhubung ke
<nowiki>ping 192.168.2.6</nowiki>
\! VLAN
# Anda akan melihat balasan ('''Reply''') yang menandakan koneksi berhasil.
\! Nama VLAN
|-
| FastEthernet0/1
| PC0
| 3
| GURU
|-
| FastEthernet0/2
| PC1
| 3
| GURU
|-
| FastEthernet0/3
| PC2
| 3
| GURU
|-
| FastEthernet0/4
| PC3
| 4
| TU
|-
| FastEthernet0/5
| PC4
| 4
| TU
|-
| FastEthernet0/6
| PC5
| 4
| TU
|}


\=== 2. Langkah-Langkah Konfigurasi ===
== Konfigurasi VLAN pada Switch ==
Sekarang kita akan membuat VLAN dan menetapkan port ke masing-masing VLAN.
# Klik pada Switch, lalu pilih tab '''CLI''' (Command Line Interface).
# Masuk ke mode Global Configuration dan ubah nama switch menjadi S1.
<nowiki>
Switch> en
Switch# conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Switch(config)# hostname S1
S1(config)#
</nowiki>
# Buat VLAN 3 dengan nama "GURU" dan VLAN 4 dengan nama "TU".
<nowiki>
S1(config)# vlan 3
S1(config-vlan)# name GURU
S1(config-vlan)# vlan 4
S1(config-vlan)# name TU
S1(config-vlan)# exit
</nowiki>
# Tetapkan port '''FastEthernet0/1''' dan '''FastEthernet0/2''' ke VLAN 3.
<nowiki>
S1(config)# interface range fa0/1-2
S1(config-if-range)# switchport mode access
S1(config-if-range)# switchport access vlan 3
S1(config-if-range)# exit
</nowiki>
# Tetapkan port '''FastEthernet0/4''' dan '''FastEthernet0/5''' ke VLAN 4.
<nowiki>
S1(config)# interface range fa0/4-5
S1(config-if-range)# switchport mode access
S1(config-if-range)# switchport access vlan 4
S1(config-if-range)# exit
</nowiki>


\==== a. Konfigurasi IP Address pada PC ====
== Verifikasi dan Pengujian Akhir ==
Atur alamat IP statis untuk setiap PC sesuai tabel pengalamatan di atas.
Setelah konfigurasi selesai, verifikasi dan uji kembali konektivitas jaringan.
#  '''Verifikasi Konfigurasi VLAN'''
#* Dari mode privileged EXEC, jalankan perintah berikut untuk melihat tabel VLAN.
<nowiki>S1# show vlan brief</nowiki>
#* Pastikan port Fa0/1 dan Fa0/2 terdaftar di bawah VLAN 3 (GURU), dan Fa0/4 serta Fa0/5 terdaftar di bawah VLAN 4 (TU).
#  '''Pengujian Konektivitas VLAN'''
#* '''Tes 1: Ping dalam VLAN yang sama (berhasil)'''
#** Buka Command Prompt di '''PC0''' (VLAN 3) dan lakukan ping ke '''PC1''' (VLAN 3).
<nowiki>ping 192.168.2.6</nowiki>
#** Hasilnya akan '''sukses''' (Reply) karena keduanya berada di VLAN yang sama.
#* '''Tes 2: Ping antar VLAN yang berbeda (gagal)'''
#** Buka Command Prompt di '''PC0''' (VLAN 3) dan coba lakukan ping ke '''PC4''' (VLAN 4).
<nowiki>ping 192.168.2.9</nowiki>
#** Hasilnya akan '''gagal''' (Request timed out) karena PC berada di VLAN yang berbeda dan terisolasi satu sama lain.


# Klik pada PC (misalnya PC0).


# Buka tab '''Desktop'''.
= Konfigurasi Switch Catalyst 2950 dari Awal (Setelah Reset Total) =


# Pilih '''IP Configuration'''.
= Reset dan Konfigurasi Awal Switch Catalyst 2950 =


# Masukkan Alamat IP, Subnet Mask. Default Gateway dan DNS Server bisa dikosongkan.
Panduan ini merinci proses untuk melakukan reset total (factory reset) pada switch Cisco Catalyst 2950. Langkah ini diperlukan jika Anda kehilangan akses (lupa password) atau ingin memulai konfigurasi dari keadaan kosong.


# Ulangi langkah ini untuk semua PC (PC1 hingga PC5).
== Persiapan ==
Sebelum memulai, pastikan Anda memiliki:
* Switch Cisco Catalyst 2950.
* Kabel '''console''' (biasanya berwarna biru muda).
* Komputer dengan port serial atau konverter USB-to-Serial.
* Aplikasi terminal seperti PuTTY, diatur dengan:
** Connection type: '''Serial'''
** Speed (baud): '''9600'''
** Serial line: '''COM (sesuai port di device manager)'''


\==== b. Uji Konektivitas Awal (Sebelum Konfigurasi VLAN) ====
== 1. Masuk ke Mode ROMMON ==
Sebelum VLAN dikonfigurasi, semua PC berada di VLAN 1 (default) dan seharusnya bisa saling terhubung.
Untuk menghapus konfigurasi, kita harus menginterupsi proses boot normal dan masuk ke mode ROMMON (ROM Monitor).


# Buka '''Command Prompt''' di PC0.
# Hubungkan kabel console dari PC ke switch.
# Matikan switch dengan mencabut kabel dayanya.
# Tekan dan '''tahan tombol "Mode"''' yang ada di bagian depan switch.
# Sambil tetap menahan tombol "Mode", sambungkan kembali kabel daya ke switch.
# Terus tahan tombol "Mode" selama beberapa detik hingga lampu LED '''STAT''' di atas port 1x berhenti berkedip.
# Lepaskan tombol "Mode". Anda akan masuk ke mode ROMMON yang ditandai dengan prompt:
<nowiki>switch:</nowiki>


# Lakukan ping ke PC lain, misalnya PC1. Hasilnya harus '''Reply'''.
== 2. Menghapus Konfigurasi dan File VLAN ==
Dari mode ROMMON, kita akan menginisialisasi flash dan menghapus file konfigurasi.


\<source lang="bash"\>
# Inisialisasi sistem file flash dengan perintah:
C:\&gt; ping 192.168.2.6
<nowiki>switch: flash_init</nowiki>
# (Opsional tapi direkomendasikan) Muat helper files:
<nowiki>switch: load_helper</nowiki>
# Hapus file konfigurasi startup. Konfirmasikan penghapusan dengan menekan '''y'''.
<nowiki>switch: del flash:config.text</nowiki>
# Hapus file database VLAN. Ini penting untuk memastikan semua informasi VLAN terhapus total.
<nowiki>switch: del flash:vlan.dat</nowiki>


Pinging 192.168.2.6 with 32 bytes of data:
== 3. Boot Ulang Switch ==
Reply from 192.168.2.6: bytes=32 time\<1ms TTL=128
Setelah file konfigurasi dihapus, boot ulang switch untuk memuat sistem operasi tanpa konfigurasi lama.
Reply from 192.168.2.6: bytes=32 time\<1ms TTL=128


\</source\>
# Jalankan perintah boot:
<nowiki>switch: boot</nowiki>
# Switch akan memulai proses boot. Karena tidak ada file konfigurasi yang ditemukan, switch akan menampilkan dialog konfigurasi awal:
<nowiki>
--- System Configuration Dialog ---


\==== c. Konfigurasi Switch ====
Would you like to enter the initial configuration dialog? [yes/no]:
Buka CLI (Command Line Interface) pada Switch untuk memulai konfigurasi.
</nowiki>
# Ketik '''no''' dan tekan Enter untuk melewati wizard dan masuk ke mode CLI manual.
<nowiki>
Would you like to enter the initial configuration dialog? [yes/no]: no
</nowiki>
# Anda sekarang akan berada di prompt mode pengguna awal dengan konfigurasi pabrik yang kosong.
<nowiki>
Switch>
</nowiki>


'''1. Masuk ke Mode Konfigurasi dan Ubah Hostname'''
Switch Anda sekarang telah berhasil di-reset. Anda dapat melanjutkan dengan konfigurasi membuat VLAN baru seperti pada panduan sebelumnya.
 
\<source lang="bash"\>
Switch\> enable
Switch\# configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Switch(config)\# hostname S1
S1(config)\#
\</source\>
 
'''2. Membuat VLAN'''
Buat dua VLAN baru, yaitu VLAN 3 dengan nama GURU dan VLAN 4 dengan nama TU.
 
\<source lang="bash"\>
S1(config)\# vlan 3
S1(config-vlan)\# name GURU
S1(config-vlan)\# vlan 4
S1(config-vlan)\# name TU
S1(config-vlan)\# exit
S1(config)\#
\</source\>
 
'''3. Memasukkan Port ke dalam VLAN'''
Tetapkan port-port switch ke VLAN yang sesuai.
 
\<source lang="bash"\>
\! Memasukkan port Fa0/1 sampai Fa0/3 ke VLAN 3
S1(config)\# interface range fastEthernet 0/1 - 3
S1(config-if-range)\# switchport mode access
S1(config-if-range)\# switchport access vlan 3
S1(config-if-range)\# exit
 
\! Memasukkan port Fa0/4 sampai Fa0/6 ke VLAN 4
S1(config)\# interface range fastEthernet 0/4 - 6
S1(config-if-range)\# switchport mode access
S1(config-if-range)\# switchport access vlan 4
S1(config-if-range)\# end
S1\#
 
\</source\>
 
\=== 3. Verifikasi dan Pengujian ===
 
\==== a. Verifikasi Konfigurasi VLAN ====
Gunakan perintah \<code\>show vlan brief\</code\> untuk memeriksa apakah port sudah masuk ke VLAN yang benar.
 
\<source lang="bash"\>
S1\# show vlan brief
\</source\>
Hasilnya akan menampilkan tabel yang menunjukkan VLAN GURU aktif pada port Fa0/1, Fa0/2, Fa0/3 dan VLAN TU aktif pada port Fa0/4, Fa0/5, Fa0/6.
 
\==== b. Uji Konektivitas Akhir (Setelah Konfigurasi VLAN) ====
Lakukan pengujian ping kembali untuk melihat efek dari segmentasi VLAN.
 
'''1. Ping di dalam VLAN yang Sama (Intra-VLAN)'''
Lakukan ping dari PC yang berada di VLAN yang sama, contohnya dari PC0 (VLAN 3) ke PC2 (VLAN 3).
 
  * Dari PC0 Command Prompt: \<code\>ping 192.168.2.7\</code\>
  * '''Hasil yang Diharapkan:''' SUKSES (Reply).
 
'''2. Ping antar VLAN yang Berbeda (Inter-VLAN)'''
Lakukan ping dari PC yang berada di VLAN berbeda, contohnya dari PC0 (VLAN 3) ke PC3 (VLAN 4).
 
  * Dari PC0 Command Prompt: \<code\>ping 192.168.2.8\</code\>
  * '''Hasil yang Diharapkan:''' GAGAL (Request timed out).
 
Kegagalan ini membuktikan bahwa VLAN telah berhasil memisahkan kedua kelompok PC ke dalam broadcast domain yang berbeda. Komunikasi antar VLAN yang berbeda memerlukan perangkat Layer 3 seperti router.
 
\</source\>

Revisi terkini sejak 12 Agustus 2025 03.52

Implementasi dan Konfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer

Panduan ini menjelaskan langkah-langkah untuk membuat, mengkonfigurasi, dan menguji Virtual LAN (VLAN) pada switch Cisco menggunakan perangkat lunak simulasi jaringan Cisco Packet Tracer.

Persiapan dan Topologi Jaringan

Sebelum memulai, buka aplikasi Cisco Packet Tracer dan buat topologi jaringan seperti yang digambarkan.

  • Perangkat yang dibutuhkan:
    • 1 buah Switch (model 2960-24)
    • 6 buah PC (PC0, PC1, PC2, PC3, PC4, PC5)
  • Topologi Jaringan:
    • VLAN 3 (GURU): Akan menampung PC0 (terhubung ke port Fa0/1) dan PC1 (terhubung ke port Fa0/2).
    • VLAN 4 (TU): Akan menampung PC4 (terhubung ke port Fa0/4) dan PC5 (terhubung ke port Fa0/5).
    • PC lainnya akan digunakan untuk pengujian konektivitas.

Konfigurasi Alamat IP pada PC

Atur alamat IP statis untuk setiap PC. Anda dapat melakukannya melalui tab Desktop > IP Configuration pada setiap PC.

  1. Konfigurasi PC0:
    • IP Address: 192.168.2.5
    • Subnet Mask: 255.255.255.0
  2. Konfigurasi PC1:
    • IP Address: 192.168.2.6
    • Subnet Mask: 255.255.255.0
  3. Konfigurasi PC2:
    • IP Address: 192.168.2.7
    • Subnet Mask: 255.255.255.0
  4. Lakukan hal yang sama untuk PC lainnya sesuai daftar berikut:
    • PC3: 192.168.2.8 / 255.255.255.0
    • PC4: 192.168.2.9 / 255.255.255.0
    • PC5: 192.168.2.10 / 255.255.255.0

Pengujian Konektivitas Awal

Sebelum VLAN dikonfigurasi, semua port pada switch berada di VLAN 1 (default), sehingga semua PC dapat saling berkomunikasi.

  1. Buka PC0, pilih Desktop > Command Prompt.
  2. Lakukan ping ke PC1 untuk memastikan ada koneksi.
ping 192.168.2.6
  1. Anda akan melihat balasan (Reply) yang menandakan koneksi berhasil.

Konfigurasi VLAN pada Switch

Sekarang kita akan membuat VLAN dan menetapkan port ke masing-masing VLAN.

  1. Klik pada Switch, lalu pilih tab CLI (Command Line Interface).
  2. Masuk ke mode Global Configuration dan ubah nama switch menjadi S1.
 Switch> en
 Switch# conf t
 Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
 Switch(config)# hostname S1
 S1(config)#
 
  1. Buat VLAN 3 dengan nama "GURU" dan VLAN 4 dengan nama "TU".
 S1(config)# vlan 3
 S1(config-vlan)# name GURU
 S1(config-vlan)# vlan 4
 S1(config-vlan)# name TU
 S1(config-vlan)# exit
 
  1. Tetapkan port FastEthernet0/1 dan FastEthernet0/2 ke VLAN 3.
 S1(config)# interface range fa0/1-2
 S1(config-if-range)# switchport mode access
 S1(config-if-range)# switchport access vlan 3
 S1(config-if-range)# exit
 
  1. Tetapkan port FastEthernet0/4 dan FastEthernet0/5 ke VLAN 4.
 S1(config)# interface range fa0/4-5
 S1(config-if-range)# switchport mode access
 S1(config-if-range)# switchport access vlan 4
 S1(config-if-range)# exit
 

Verifikasi dan Pengujian Akhir

Setelah konfigurasi selesai, verifikasi dan uji kembali konektivitas jaringan.

  1. Verifikasi Konfigurasi VLAN
    • Dari mode privileged EXEC, jalankan perintah berikut untuk melihat tabel VLAN.
S1# show vlan brief
    • Pastikan port Fa0/1 dan Fa0/2 terdaftar di bawah VLAN 3 (GURU), dan Fa0/4 serta Fa0/5 terdaftar di bawah VLAN 4 (TU).
  1. Pengujian Konektivitas VLAN
    • Tes 1: Ping dalam VLAN yang sama (berhasil)
      • Buka Command Prompt di PC0 (VLAN 3) dan lakukan ping ke PC1 (VLAN 3).
ping 192.168.2.6
      • Hasilnya akan sukses (Reply) karena keduanya berada di VLAN yang sama.
    • Tes 2: Ping antar VLAN yang berbeda (gagal)
      • Buka Command Prompt di PC0 (VLAN 3) dan coba lakukan ping ke PC4 (VLAN 4).
ping 192.168.2.9
      • Hasilnya akan gagal (Request timed out) karena PC berada di VLAN yang berbeda dan terisolasi satu sama lain.


Konfigurasi Switch Catalyst 2950 dari Awal (Setelah Reset Total)

Reset dan Konfigurasi Awal Switch Catalyst 2950

Panduan ini merinci proses untuk melakukan reset total (factory reset) pada switch Cisco Catalyst 2950. Langkah ini diperlukan jika Anda kehilangan akses (lupa password) atau ingin memulai konfigurasi dari keadaan kosong.

Persiapan

Sebelum memulai, pastikan Anda memiliki:

  • Switch Cisco Catalyst 2950.
  • Kabel console (biasanya berwarna biru muda).
  • Komputer dengan port serial atau konverter USB-to-Serial.
  • Aplikasi terminal seperti PuTTY, diatur dengan:
    • Connection type: Serial
    • Speed (baud): 9600
    • Serial line: COM (sesuai port di device manager)

1. Masuk ke Mode ROMMON

Untuk menghapus konfigurasi, kita harus menginterupsi proses boot normal dan masuk ke mode ROMMON (ROM Monitor).

  1. Hubungkan kabel console dari PC ke switch.
  2. Matikan switch dengan mencabut kabel dayanya.
  3. Tekan dan tahan tombol "Mode" yang ada di bagian depan switch.
  4. Sambil tetap menahan tombol "Mode", sambungkan kembali kabel daya ke switch.
  5. Terus tahan tombol "Mode" selama beberapa detik hingga lampu LED STAT di atas port 1x berhenti berkedip.
  6. Lepaskan tombol "Mode". Anda akan masuk ke mode ROMMON yang ditandai dengan prompt:
switch:

2. Menghapus Konfigurasi dan File VLAN

Dari mode ROMMON, kita akan menginisialisasi flash dan menghapus file konfigurasi.

  1. Inisialisasi sistem file flash dengan perintah:
switch: flash_init
  1. (Opsional tapi direkomendasikan) Muat helper files:
switch: load_helper
  1. Hapus file konfigurasi startup. Konfirmasikan penghapusan dengan menekan y.
switch: del flash:config.text
  1. Hapus file database VLAN. Ini penting untuk memastikan semua informasi VLAN terhapus total.
switch: del flash:vlan.dat

3. Boot Ulang Switch

Setelah file konfigurasi dihapus, boot ulang switch untuk memuat sistem operasi tanpa konfigurasi lama.

  1. Jalankan perintah boot:
switch: boot
  1. Switch akan memulai proses boot. Karena tidak ada file konfigurasi yang ditemukan, switch akan menampilkan dialog konfigurasi awal:
 --- System Configuration Dialog ---

 Would you like to enter the initial configuration dialog? [yes/no]:
 
  1. Ketik no dan tekan Enter untuk melewati wizard dan masuk ke mode CLI manual.
 Would you like to enter the initial configuration dialog? [yes/no]: no
 
  1. Anda sekarang akan berada di prompt mode pengguna awal dengan konfigurasi pabrik yang kosong.
 Switch>
 

Switch Anda sekarang telah berhasil di-reset. Anda dapat melanjutkan dengan konfigurasi membuat VLAN baru seperti pada panduan sebelumnya.